Kamis, 12 Agustus 2010

Mantan Kapolda Jatim itu Menjadi Staf Ahli Kapolri bidang Sosial Ekonomi

Rotasi yang tertuang dalam telegram rahasia bernomor TR/547/X/2009 tanggal 17 Oktober 2009 yang ditanda tangani Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, mengganti Kapolda Jawa Timur Irjen Anton Bahrul Alam.

Irjen Anton Bachrul Alam dimutasi menjadi staf ahli Kapolri bidang sosial ekonomi, penggantinya Brigjen Pratiknyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelkam Polri.

Digesernya mantan Wakadiv Humas Polri tersebut juga diikuti mantan Kadiv Humas Polri Irjen Sisno Adiwinoto yang menjabat Kapolda Sumsel.

Irjen Sisno Adiwinoto dimutasi menjadi staf pada staf ahli Kapolri dan jabatannya akan ditempati oleh Irjen Hasyim Irianto.

Kapolda Papua Irjen Bagus Ekodanto juga dimutasi menjadi Pati Mabes Polri dalam rangka pensiun. Bagus digantikan oleh Kapolda Sulut Brigjen Bekto Suprapto.

Selanjutnya Kapolri juga mengganti Direktur Ekonomi dan Khusus Brigjen Edmon Ilyas. Selanjutnya Edmon dipromosikan menjadi Kapolda Lampung. Jabatan yang ditinggalkan diisi oleh Wadir Tipikor Bareskrim Kombes Raja Erizman.

Posisi Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya juga mengalami pergeseran, pejabat lama Kombes M Iriawan dipindah menjadi Wakil Direktur Keamanan Trans Nasional Bareskrim. Posisi Direskrimum Polda Metro akan diisi oleh Kapolres Jakarta Barat Kombes Idham Azis.

Jabatan Juru Bicara Polda Metro Jaya juga berganti, Kombes Chrysnanda Dwi Laksana diangkat dalam jabatan baru sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Riau Penggantinya Kombes Boy Rafli yang sebelumnya Kapoltabes Padang.

Masa Menjabat Kapolda Jatim
Nuansa religi kini mewarnai markas-markas polisi. Mantan Kapolda Jatim Brigjen Pol Anton Bahrul Alam meminta jajarannya melantunkan 99 nama Allah (asmaul husna) setiap selesai apel pagi. Diharapkan iman dan takwa anggota polisi selalu terbina.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Pudji Astuti mengatakan, nuansa baru itu memang merupakan permintaan langsung Kapolda. “Tujuannya, peningkatan iman dan takwa bagi polisi yang muslim,” katanya.

Menurut perwira dengan tiga mawar di pundak tersebut, kebiasaan baru ini merupakan tambahan yang bagus. ”Tak perlu saya uraikan panjang lebar. Siapa pun yang menghafal dan melafazkan asmaul husna pasti akan mendapat pengaruh bagus,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Pudji, kebiasaan baru itu bersifat imbauan, tidak memaksa. “Pelaksanaannya terserah pada kebijakan satuan wilayah masing-masing,” ucapnya.

Sejak resmi menjabat Kapolda pada 19 Februari lalu, Anton juga sering berkeliling salat subuh di masjid-masjid satuan wilayahnya. Entah itu polres, polwil, maupun polsek. Para polisi yang piket jaga di satuan wilayah itu ikut subuhan.

Menurut Pudji, kebiasaan subuhan itu punya makna ganda. Selain kebiasaan subuhan di masjid, juga meningkatkan kesiapan. ”Bangun pagi, kemudian salat subuh, bisa menyegarkan pikiran. Kinerja bisa meningkat,” tutur Pudji. Anton pun gemar mengimbau anak buahnya untuk rajin tadarus (mengaji bersama). (ano/roz)

Mantan Kapolda Jatim yang juga Mantan Kapolda Kalimantan Selatan yang memang dikenal agamis tersebut, menginstruksikan sholat berjamaah bagi seluruh anggota polisi yang berada di wilayah Polda Jawa Timur.Masa pidato usai pelantikan atas dirinya ketika menjabat Kapolda Jatim, Brigjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan bahwa untuk menciptakan suasana sejuk dan damai di Jawa Timur, maka masyarakatnya harus taat beribadah, dan itu dimulai dalam tubuh kepolisian.

“Agar Jawa Timur sejuk, ibadah harus ditegakkan, bagi yang muslim, harus sholat berjamaah,” ujar Anton dalam pidatonya kepada anggota Mapolda Jatim beberapa waktu lalu.

Rupanya instruksi sholat berjamaah tersebut ditindak lanjuti secara serius oleh Anton, hal ini dibuktikan dengan ajakan sholat berjamaah melalui pengeras suara setiap kali waktu sholat di lingkungan Mapolda Jatim. Bunyi ajakan sholat tersebut kurang lebih sebagai berikut.

“Kepada setiap anggota Polda Jatim, sesuai atensi Kapolda, bagi yang beragama Islam, diharap sholat berjamaah di Masjid Nurul Huda (kompleks Polda Jatim) dan tinggalkan segala bentuk aktivitas, tertanda karo ops Mapolda Jatim”.

Ajakan tersebut ternyata sangat berpengaruh, Masjid Nurul Huda kompleks Mapolda Jatim yang biasanya sepi, dari pantauan beritajatim.com tadi siang sewaktu sholat Dzuhur, Selasa (24/02/2009), terlihat penuh hingga ke halaman depan masjid.

Tak hanya menginstruksikan sholat saja, Anton juga memerintahkan seluruh anggotanya, baik yang beragama Islam maupun beragama lain untuk meninggalkan aktivitas pekerjaannya sepuluh menit sebelum waktu sholat untuk berbondong-bondong ke Masjid. Sedangkan bagi yang beragama lain, diharapkan untuk berkumpul di suatu tempat dan melakukan doa atau ibadah menurut ajarannya.

Selain perintah sholat, Anton juga memerintahkan seluruh anak buahnya baik yang ada di Mapolda Jatim maupun jajaran untuk melakukan baca Al Quran sebanyak 30 juz (khatam) setiap harinya sehabis sholat subuh.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Puji Astuti, Puji membenarkan bahwa instruksi kapolda mengenai sholat dan baca Al Quran tersebut memang sedang giat dilakukan oleh anggota polisi di seluruh jajaran Polda Jatim.

“Ya, kita memang sedang giat menjalankan kegiatan keagamaan,” ujar Puji saat ditemui di Mapolda Jatim jalan A Yani Surabaya, Selasa (24/2/2009).

Instruksi Anton untuk segera meninggalkan aktivitas ketika memasuki waktu sholat tersebut tidak hanya kepada anak buahnya saja, Anton sendiri juga melakukan hal yang sama, ini bisa dibuktikan ketika acara serah terima jabatan sebagai kapolda beberapa waktu lalu, Anton bersama Kapolda lama Irjen Pol Herman S Sumawireja meninggalkan acara sejenak, ketika sudah tiba waktu sholat Ashar dan melaksanakan sholat berjamaah di Masjid Nurul Huda kompleks Mapolda Jatim.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Free Samples